BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM..
Senin, 4 APRIL 2011
Suasana ruang tunggu rektorat lantai 2 cukup sepi. Kami perwakilan UKKI UNSOED berkesempatan mengunjungi Rektor UNSOED yang kami banggakan, Prof.Dr.Edy Yuwono, P.hD.
Perwakilan UKKI yang pada hari itu berhasil menemui Rektor berjumlah 4 orang yaitu Ketua Umum UKKI Unsoed Akhina Agus Hariyanto ( Kedokteran Umum 2007 ) , Koordinator Tim Puskomda Purwokerto Akhina M. Doni Ramdani ( Hukum 2007 ) , Kepala Dept. Humas Ukhtina Amaliyah Agustin ( Kesehatan Masyarakat 2007 ) , serta Bendahara Umum Ukhtina Niesa Masita ( Kesehatan Masyarakat 2007 ).
Hari itu kami disambut dengan hangat oleh Pak Edy Yuwono. Kepribadian Beliau yang memang terkenal hangat membuat kami nyaman berbincang-bincang dengan Beliau. Kesan pertama kami saat bertemu beliau adalah kerendah hatiannya. Beliau dikenal sebagai sosok intelektual yang mumpuni baik di lingkup Unsoed, Nasional bahkan sampai International. Sekarang beliau menempati posisi no. 1 di Lembaga Penelitian Universitas Jenderal Soedirman. Beragam Hibah Penelitian telah didapatnya mulai Hibah Bersaing hingga RUTI.
Hari itu merupakan hari dimana kami berbincang tentang kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang saat ini sedang banyak berlangsung di UNSOED. Hal ini tentu saja tidak lepas dari peran UKKI UNSOED sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat Universitas yang ikut ambil bagian dalam meramaikan kegiatan kemahasiswaan di UNSOED ini.
Perbincangan kami dengan Beliau berkisar antara kegiatan Mentoring di UNSOED ini. Akh Agus-Ketum UKKI mengatakan bahwa Mentoring merupakan salah satu sarana ampuh untuk mengatasi problema moral yang ada di kampus UNSOED kita tercinta ini. Terlebih lagi, Akh Agus menambahkan bahwa pelajaran agama yang diperoleh di bangku kuliah kurang begitu signifikan dalam membentuk kepribadian seorang mahsiswa. Pak Edy kemudian menambahkan bahw memang kepribadian mahasiswa merupakan perwujudan dari pembentukan akhlak yang terutama berasal dari lingkungan keluarganya. Ketika lingkungan keluarga cenderung tidak hangat maka memang sudah cukup terlambat untuk kemudian membentuk kepribadiannya pada saat ia berstatus sebagai mahasiswa. Oleh karena itu, Pak Rektor setuju dengan adanya mentoring. Beliau cukup prihatin dengan kondisi moral mahasiswa pada saat ini yang terkadang sudah berlaku di luar batas kewajaran. Beliau pun berkata bahwa beliau sangat mendukung pelaksanaan Mentoring di UNSOED sebagai sarana perbaikan moral mahasiswa UNSOED. Beliau juga merekomendasikan agar UKKI UNSOED mampu untuk mengelola mentoring dengan lebih baiok lagi sehingga mentoring ini bisa benar-benar menjadi sarana efektif bagi mahsiswa untuk menimba ilmu agama dan moral tentunya.
Selain itu, perbincangan berkisar tentang syi’ar Islam melalui masjid yang saat ini terasa kurang. Pak Rektor mengatakan bahwa saat ini, sudah waktunya masjid di sekitar kampus memperluas dan mem-booming-kan kembali dakwah melalui kampusnya masing-masing. Sehingga harapannya nuansa kebaikan dan syi’ar Islam kan terus terasa di seluruh lingkungan kampus di UNSOED ini.
Perbincangan berlangsung cukup singkat, yaitu sejak pukul 14.00 hingga 15.00. Kami sangat berharap untuk berbincang lebih banyak lagi terkait syi’ar Islam di kampus UNSOED tercinta ini, namun karena keterbatasan waktu kami harus mengakhiri perbincangan dengan Rektor kita. Harapan kami, semoga pihak birokrasi akan senantiasa mendukung dakwah yang kami usung demi terciptanya Visi UKKI yaitu Menyongsong UNSOED Islami 2020. Insya Allah, ALLAHUAKBAR!!!
^_^